Ratusan pengemudi ojek online (ojol) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sumatera Utara (Sumut). Mereka menyuarakan tuntutan agar kebijakan potongan komisi aplikator sebesar 8 persen dapat segera direalisasikan.
Dalam aksi tersebut, massa ojol membawa sejumlah spanduk dan menyampaikan aspirasi terkait besarnya potongan yang dinilai memberatkan penghasilan mitra pengemudi. Mereka meminta pemerintah daerah dan pihak terkait ikut mendorong implementasi aturan yang dianggap lebih adil.
Perwakilan massa aksi juga menyampaikan bahwa kebijakan potongan yang lebih rendah diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pengemudi serta menciptakan ekosistem transportasi daring yang lebih berimbang antara aplikator dan mitra.
Aparat kepolisian tampak mengawal jalannya aksi untuk memastikan situasi tetap kondusif. Sementara itu, perwakilan DPRD Sumut menerima aspirasi para pengemudi dan berjanji akan menindaklanjuti tuntutan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku.
Aksi berlangsung tertib meski sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi demonstrasi.



